Showing posts with label CSS. Show all posts
Showing posts with label CSS. Show all posts

Wednesday, January 18, 2017

Mengenal Struktur Penulisan Pada CSS

Struktur Penulisan CSS


Pada artikel sebelumnya saya telah membahas bagaimana cara menggunakan CSS yaitu dengan inline CSS, Embedded CSS dan External CSS. Jika Anda telah memahami bagaimana menggunakan CSS maka sekarang Anda perlu tahu bagaimana cara penulisan dari CSS tersebut.

CSS dapat ditulis dengan struktur penulisan seperti berikut :

Selector {Properties : Value;}

Selector berfungsi untuk menentukan bagian mana yang akan diatur style nya.

Jenis-Jenis Selector CSS


Ada 3 jenis selector yang menjadi basic dari selector CSS, antara lain Class selector, Id selector dan Tag selector


Class Selector


Penggunaan selector jenis ini dapat digunakan secara bebas pada tag HTML apapun yang ada di dalam halaman web Anda. Anda dapat memberikan hampir semua nama apapun untuk penamaan class selector ini. Penggunaan class selector menurut saya adalah yang paling mudah digunakan karena dapat digunakan ke dalam beberapa tag HTML sekaligus. Cara penulisan class selector adalah dengan memberikan tanda (.) titik di depan class tersebut. Contohnya adalah sebagai berikut.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar Class Selector</title></head>
<body>
<h3 class="judul">Clocarius Belajar Membuat Website</h3>
</body>
</html>


Cara penulisan pada CSS nya adalah :

.judul {
Font : 12pt courier;
}

Berikut ini adalah kode lengkap nya :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar Class Selector</title>
<style>
.judul{
Font : 12pt Impact;
}
</style>
</head>
<body>
<h3 class="judul">Clocarius Belajar Membuat Website</h3>
</body>
</html>

Saya ingatkan sekali lagi bahwa penggunaan selector class dapat Anda gunakan pada lebih dari satu tag HTML, Anda hanya perlu menuliskan style css nya pada tag HTML yang ingin Anda buat sama tampilannya.

ID Selector


Sebenarnya ID selector juga hampir sama dengan Class selector yaitu dapat digunakan oleh hampir semua Tag HTML, hanya saja penggunaan nya terbatas tidak dapat digunakan lebih dari satu tag HTML. Contoh penulisannya adalah sebagai berikut.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar ID Selector</title>
</head><body>
<div id="footer">Copyright @clocarius – 2017</div>
</body></html>
</head>
<body>
<h3 class="judul">Belajar Membuat Website Sederhana Clocarius</h3>
</body>
</html>

Cara menuliskan kode CSS nya adalah seperti ini :

#footer {
color: blue;
border: 1px solid black;
}

Kode lengkap dari cara penulisan ID selector tersebut adalah sebagai berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar ID Selector</title>
<style>
#footer {
color: Green;
border: 2px solid black;
}
</style>
</head>
<body>
<div id="footer">Copyright @clocarius – 2017</div>
</body>
</html>
</head>
<body>
<h3 class="judul">Belajar Membuat Website Sederhana Clocarius</h3>
</body>
</html>

Ingat, penggunaan ID selector hanya dapat digunakan satu kali pada sebuah halaman web. Seperti contoh diatas, kita hanya akan mempunyai satu footer pada sebuah halaman web.

Tag Selector


Penggunaan tag selector ini menggunakan nama dari tag HTML tersebut untuk menjadi selectornya, misalnya jika kita ingin mengganti style dari tag <h1> maka kita akan membuat nama selectornya dengan h1. Untuk lebih paham nya mari simak contoh pada kode HTML berikut ini.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar Tag Selector</title>
</head>
<body>
<h1>Belajar CSS dari Clocarius Website</h1>
<h1>Mengenal Struktur Penulisan CSS</h1></body>
</html>

Berikut ini adalah contoh penulisan pada CSS nya :

h1{
font: 14pt Courier;
color: blue;
}

Kode lengkap dari cara penulisan CSS dengan Tag Selector adalah sebagai berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar Tag Selector</title>
<style>
h1{
font: 12pt Courier;
color: blue;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Belajar CSS dari Clocarius Website</h1>
<h1>Mengenal Struktur Penulisan CSS</h1>
</body>
</html>


Jadi seperti itulah struktur penulisan pada CSS, Anda harus banyak mempelajari dan mencoba masing-masing selector tersebut agar lebih memahami struktur penulisan pada CSS.

Baca Juga : Pengenalan Dasar CSS

Cara Menggunakan CSS

Menggunakan CSS


CSS digunakan untuk membuat tampilan sebuah web menjadi lebih menarik,  dengan menggunakan CSS kita dapat mengatur ukuran teks, mengatur gambar, mengatur warna dan masih banyak lagi. Ada 3 cara yang bisa Anda gunakan untuk mengimplementasikan CSS pada halaman web Anda. Yaitu Inline CSS, Embedded CSS dan External CSS.

Menggunakan CSS Dengan Inline CSS


Menggunakan CSS dengan cara ini adalah dengan menambahkan langsung CSS nya pada baris kode HTML. Sebenarnya cara pertama ini sudah saya sampaikan pada artikel Pengenalan Dasar CSS, Akan tetapi akan saya berikan contoh kembali agar lebih paham.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Menggunakan CSS Dengan Inline CSS</title>
</head>
<body>
<p style="color:green">Membuat tulisan warna hijau</p>
<p style="text-align:center;">Membuat tulisan rata tengah</p>
</body>
</html>

Cara penulisan dengan Inline CSS harus di awali dengan menuliskan kata style lalu di ikuti dengan syntax property:value.

Menggunakan CSS Dengan Embedded CSS


Cara menggunakan CSS dengan embedded css dapat Anda lakukan dengan menyisipkan kode CSS di dalam tag <style>...</style>. Anda harus meletakkan tag tersebut di antara tag <head>...</head>, Berikut ini adalah contohnya.

<!DOCTYPE html>
<html>

<head>
<style>
p{
color:green;
font-family:arial;
font-size:120%;
}
</style>
</head>
<body>
<p>Belajar CSS Dari Clocarius</p>
<p>Mengatur paragraf dengan menggunakan CSS Embedded CSS yang diletakkan di dalam header dokumen html</p>
<p>Dengan contoh ini, maka setiap paragraf atau yang berada diantara tag paragraf akan memiliki format yang sama</p>
</body>
</html>

Menggunakan CSS Dengan External CSS


Cara yang ketiga ini Anda harus menuliskan CSS secara terpisah dari dokemn HTML nya. Anda harus membuat file CSS nya terlebih dahulu. Keuntungan menggunakan cara ini adalah dengan satu file CSS saja Anda dapat menggunakannya untuk semua halaman web Anda. Akan tetapi ada 2 tahap yang harus Anda lakukan terlebih dahulu untuk menggunakan external css ini.

Pertama Anda perlu membuat file css nya terlebih dahulu dengan menggunakan code editor apa saja, bisa menggunakan notepad, disini saya menggunakan sublime text 3. Anda dapat membuat file nya dengan nama Style.css setelah itu Anda buat kode css nya di dalam file tersebut. contohnya seperti dibawah ini.

p{
font-family: arial;
font-size: small;
}
h1{
color: blue;
}

Setelah menuliskan kode nya lalu Anda simpan, bisa di dalam folder yang sama pada halaman HTML Anda atau bisa juga di folder yang berbeda.

Langkah kedua adalah Anda harus memanggil file css yang sudah Anda buat yaitu dengan cara menyisipkan kode seperti dibawah ini yang diletakkan di dalam tag <head>...</head>. Contohnya seperti ini.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Menggunakan CSS Dengan External CSS File</title>
<link rel="stylesheet" href="style.css" type="text/css"></link>
</head>
<body>
<h1>Belajar External CSS</h1>
<p>Belajar External CSS dari Clocarius, mudah sekali belajar External File CSS</p>
</body>
</html>

Itulah 3 cara yang bisa Anda gunakan untuk mengimplementasikan CSS pada halaman web Anda, silahkan di coba langsung pada code editor Anda masing-masing agar Anda bisa lebih memahami perbedaan cara dari ketiganya.

Baca juga : Pengenalan Dasar CSS

Pengenalan Dasar CSS

CSS 3


Sebelum masuk kedalam materi, sebelumnya saya telah membahas tentang pengenalan dasar HTML yang bisa kalian baca pada blog ini. Sebelum mempelajari CSS sebaiknya Anda membaca pengenalan dasar programming web dan HTML terlebih dahulu.

Baca : Pengenalan Dasar Programming Web

Apakah Anda tahu apa itu CSS ? bagi kalian yang masih belum mengerti apa itu css, disini saya akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan css, sejarah terciptanya css, fungsi-fungsi dari css, serta masih banyak lagi.

Pengertian dan Fungsi CSS


CSS merupakan singkatan dari Cascading Style Sheet yang berarti bahasa yang digunakan di dalam programming web untuk mempercantik tampilan sebuah website dan dapat mengendalikan beberapa bagian agar terlihat lebih seragam dan terstruktur. Fungsi dari CSS adalah dapat mengendalikan ukuran gambar, warna text, warna background, warna hyperlink, warna table, spasi antar paragraf, margin kanan, margin kiri dan masih banyak lagi.

Intinya adalah CSS digunakan untuk mengatur tampilan dari sebuah website agar terlihat lebih menarik. Jika Anda telah membaca pengenalan dasar programming web disana telah saya katakan bahwa HTML adalah badannya dan CSS adalah baju, make up dll yang membuat si badan tersebut tampak lebih menarik.

Sejarah CSS


Kata CSS diambil berdasarkan fakta bahwa setiap kita membuat deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan dan dapat membentuk sebuah hubungan seperti orangtua-anak (parent-child) pada setiap style css. Pada tahun 1996 World Wide Web Consortium (W3C) merekomendasikan sebuah teknologi yang dinamakan dengan CSS. Setelah CSS di standarisasi kan internet explorer dan Netscape segera merilis browser terbaru mereka yang mendekati standarisasi dari CSS. Agar lebih paham silahkan baca pengenalan dasar programming web disana saya telah menjelaskan lebih detail mengenai W3C dan pekembangan-perkembangan teknologi di dalam dunia web.

Kelebihan CSS


Menggunakan HTML untuk membuat tampilan web lebih menarik memang bisa Anda lakukan akan tetapi jika Anda menggunakan CSS maka akan jauh lebih baik. Berikut ini adalah beberapa kelebihan jika kita menggunakan CSS untuk mempercantik tampilan halaman web :

  • Anda dapat membuat desain dan kerangka web secara terpisah.
  • Anda dapat mengatur desain menjadi lebih efisien.
  • Jika Anda ingin mengubah suatu tampilan dari halaman web maka Anda hanya perlu mengedit pada bagian CSS nya saja.
  • Dapat mengatur desain yang tidak dapat dilakukan oleh HTML.
  • Ukuran file nya jauh lebih kecil
  • Satu file CSS dapat Anda gunakan pada banyak halaman HTML

Berikut ini adalah contoh dari penggunaan CSS :


<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar Menggunakan CSS</title>
</head>
<body>
<p style="color:red">
Membuat tulisan berwarna merah
</p>
<p style="font-style:bold;">
Membuat tulisan bercetak tebal
</p>
</body>
</html>

Jika Anda coba kode diatas maka akan menghasilkan 2 paragraf berbeda yaitu satu paragraf berwarna merah dan satu paragraf dengan tulisan bercetak tebal. Contoh penggunaan CSS diatas adalah inline-style yang berarti kita meletakan CSS nya masih di dalam baris kode HTML.